Wahai embun pagi, sampaikan rinduku padanya..
Sejukkan nafasnya, lepaskan sesaknya,
abadikan senyumnya, basahkan serat hidupnya.
Wahai burung camar, sampaikan rinduku padanya..
Nyanyikan dunianya, ceriakan parasnya,
Jagalah langkahnya, damaikan setiap geraknya.
Wahai bunga dan dedaunan, sampaikan rinduku padanya..
Indahkan kegiatannya, warnai lambaian tangannya,
Segarkan pikirannya, harumkan semua tutur katanya.
Wahai matahari, sampaikan rinduku padanya..
Terangi setiap letih nafasnya, hangatkan semua senyum dan tawanya,
Pancarkan aura wajahnya, panaskan kembali setiap letihnya.
Wahai senja yang memerah, sampaikan rinduku padanya..
Tenangkan pikirannya, lembutkan amarahnya,
Dinginkan emosinya, teduhkan semua tatapannya.
Wahai bulan dan bintang, sampaikan rinduku padanya..
Jagalah tidurnya, dekap semua letihnya.
Lepaskan masalahnya, selimuti malamnya..
Wahai Tuhan, sampaikan semua rinduku padanya..
Aku terlalu jauh untuk menggapainya, aku terlalu lemah untuk berlari.
Aku terlalu bodoh untuk berpura-pura, aku terlalu angkuh untuk mengakui..
Aku terlalu takut untuk bercerita, aku terlalu rendah untuk tidak berharap..
Tuhan, sampaikan rinduku padanya..
Melalui setiap penjagaanMu ditiap harinya.
Di tiap pagi, siang dan malamnya.
Di tiap kuasamu pada semua keputusannya.
Di tiap campur tanganmu di semua suka serta dukanya.
Sampaikan rinduku padanya,
amini doanya. Rengkuh semua mimpinya..
Aku hanya ingin melihat dirinya tersenyum untukku..
sekali lagi..
Jumat, 26 Juli 2013
Suatu Hari Nanti..
Jika suatu hari nanti kulitku tak lagi kencang, mataku menjadi sayu dan memburam..
Masihkah kamu tetap ada untukku?
Jika suatu hari nanti ingatanku memudar, aku tak lagi dapat mengingat cerita indah kita..
Bersediakah kamu untuk tetap sabar menceritakan semua?
Jika suatu hari nanti, tanganku tak lagi kuat untuk memeluk dan terlalu lemah untuk berlari..
Maukah kamu untuk tetap menuntunku?
Jika suatu hari nanti, rambutku mulai memutih dan aku mulai mengeluhkan sendi yg sakit..
Masih disitukah kamu untuk tetap membantuku?
Jika suatu hari nanti, aku tak dapat lagi menyanyikan lagu yang biasa kita nyanyikan saat muda..
Tak bosankah kamu untuk menyanyikannya kembali hanya buatku?
Jika suatu hari nanti, aku mungkin sudah tak sanggup membuatkanmu masakan favoritmu..
Apakah aku masih menjadi tempatmu kembali pulang?
Jika suatu hari nanti, hanya air putih yang dapat aku minum karena kesehatanku..
Masih adakah sosok kamu yang menemaniku kala senja?
Jika suatu hari nanti, syarafku sudah tak memungkinkan untuk memoles kosmetik di wajahku..
Tetap adakah kamu yang selalu bilang bahwa diriku cantik setiap pergi kencan?
Jika suatu hari nanti, aku harus memakai alat bantu berjalan..
Apakah senyummu masih tetap sama ketika aku masih memakai Converse?
Jika suatu hari nanti, tulangku mulai melemah dan aku mulai susah melangkah..
Apakah tanganmu masih menggenggam erat tanganku seperti saat aku menggunakan high heels menuruni tangga?
Jika suatu hari nanti, visusku melemah dan aku mulai frustasi mencari barang..
Adakah kamu yang tetap sabar sama seperti saat kamu mengingatkanku untuk tidak lupa membawa kunci rumah dan meletakkan kunci mobil?
Jika suatu hari nanti, memoriku mulai diganggu oleh proses penuaan, dan aku mulai sering marah-marah karena tak dapat memanggil semua kenangan..
Disitukah kamu untuk tetap sabar menghadapiku persis sama seperti saat kamu mengelus rambutku saat aku PMS?
Jika suatu hari nanti, aku sedih dengan keadaanku dan aku memintamu untuk pergi meninggalkanku...
Masihkah ada kamu dengan janjimu yang kamu ucapkan saat muda,
bahwa kamu akan selalu ada?
#NgomongKeBangkuKanan
Masihkah kamu tetap ada untukku?
Jika suatu hari nanti ingatanku memudar, aku tak lagi dapat mengingat cerita indah kita..
Bersediakah kamu untuk tetap sabar menceritakan semua?
Jika suatu hari nanti, tanganku tak lagi kuat untuk memeluk dan terlalu lemah untuk berlari..
Maukah kamu untuk tetap menuntunku?
Jika suatu hari nanti, rambutku mulai memutih dan aku mulai mengeluhkan sendi yg sakit..
Masih disitukah kamu untuk tetap membantuku?
Jika suatu hari nanti, aku tak dapat lagi menyanyikan lagu yang biasa kita nyanyikan saat muda..
Tak bosankah kamu untuk menyanyikannya kembali hanya buatku?
Jika suatu hari nanti, aku mungkin sudah tak sanggup membuatkanmu masakan favoritmu..
Apakah aku masih menjadi tempatmu kembali pulang?
Jika suatu hari nanti, hanya air putih yang dapat aku minum karena kesehatanku..
Masih adakah sosok kamu yang menemaniku kala senja?
Jika suatu hari nanti, syarafku sudah tak memungkinkan untuk memoles kosmetik di wajahku..
Tetap adakah kamu yang selalu bilang bahwa diriku cantik setiap pergi kencan?
Jika suatu hari nanti, aku harus memakai alat bantu berjalan..
Apakah senyummu masih tetap sama ketika aku masih memakai Converse?
Jika suatu hari nanti, tulangku mulai melemah dan aku mulai susah melangkah..
Apakah tanganmu masih menggenggam erat tanganku seperti saat aku menggunakan high heels menuruni tangga?
Jika suatu hari nanti, visusku melemah dan aku mulai frustasi mencari barang..
Adakah kamu yang tetap sabar sama seperti saat kamu mengingatkanku untuk tidak lupa membawa kunci rumah dan meletakkan kunci mobil?
Jika suatu hari nanti, memoriku mulai diganggu oleh proses penuaan, dan aku mulai sering marah-marah karena tak dapat memanggil semua kenangan..
Disitukah kamu untuk tetap sabar menghadapiku persis sama seperti saat kamu mengelus rambutku saat aku PMS?
Jika suatu hari nanti, aku sedih dengan keadaanku dan aku memintamu untuk pergi meninggalkanku...
Masihkah ada kamu dengan janjimu yang kamu ucapkan saat muda,
bahwa kamu akan selalu ada?
#NgomongKeBangkuKanan
Selasa, 16 Juli 2013
Kepada Kamu Yang Ku Cintai Dari Jauh
Jika suatu hari kamu rindu dan ragaku terlalu jauh untuk kamu gapai,
berdoalah..
Agar aku dikuatkan, atau kamu diberikan rezeki berlebih untuk menemuiku.
Jika suatu hari kamu merasa tersisihkan karena semua kesibukanku,
mengertilah..
Aku disini berusaha, agar kelak kita bisa bersama dan kita tak perlu bekerja terlalu keras seperti ini, untuk membayar semua waktu saat kita terpisah seperti ini.
Jika suatu hari kamu tidak yakin akan semua yang kita jalani,
berusahalah..
Agar kita bisa diberikan jalan, atau setidaknya diberikan kemantapan hati untuk melalui apa yang sebenarnya begitu ganjil untuk dijalani. Mencintai dari jauh..
Jika suatu hari kamu membuka mata dan mendapati diriku tak ada disana,
bersabarlah..
Akan datang waktu, dimana jarak terjauh dari aku tak dapat melihatmu adalah ketika saling berpunggungan ketika tidur.
Jika suatu hari kamu mencari sosok untuk kamu rengkuh dengan erat dan sempurna,
cobalah tetap tenang..
Biarlah malaikat yang menjaga langkahmu, biarlah sayapnya menggenggammu erat dan membuatmu aman. Aku yakin, malaikat menyayangi mereka yang mencintai tanpa syarat.
Jika suatu hari kamu kebingungan menentukan langkah, sedangkan aku terlalu fana untuk bisa kamu andalkan,
Yakinilah..
Apapun jalan yang kamu ambil, selama untuk kebaikan kita bersama, aku disini akan tetap tersenyum, memberika suntikan semangat melalui setiap permintaanku kepada Tuhanku.
Jika suatu hari kamu merasa semua yang kita jalani tanpa tujuan,
Ingatlah..
Kita pernah memutuskan untuk bersama, saling jatuh cinta dan berharap pada mimpi yang pernah kita bangun. Berkomitmen menjalani semua, dan saling menjaga segala rasa.
Jika suatu hari kamu ingin mengakhiri ini semua,
renungkanlah..
ada kelelahan yang tak dapat kita sembunyikan dalam menjalaninya, tapi akan ada penyesalan yang terukir pasti dan juga tenaga yang terkuras habis apabila suatu saat nanti kita memutuskan berjalan sendiri.
Jika suatu hari kamu lelah,
Percayalah..
Aku masih disini, di tempat kita biasa bertemu, menunggumu datang untuk kembali bercengkrama, walau sesudahnya ada episode baru bernama rindu yang lebih hebat.
Jika suatu hari kamu merasa dadamu hangat,
peganglah..
Itu doaku, agar kamu selalu merasa tenang. Tuhan sedang menyentuhmu, karena pintaku dalam sujudku.
Untuk kamu yang kucintai dari jauh..
bersabarlah..
Aku disini.. Masih ditempat yang sama,
dengan rindu yang menumpuk,
dan cinta yang tak kalah banyaknya..
Aku disini, menunggumu pulang.
Karena kamu, sudah kubuatkan rumah.
Didalam sini.
dalam hatiku, yang selalu tak pernah gagal untuk kamu sentuh
.
Agar aku dikuatkan, atau kamu diberikan rezeki berlebih untuk menemuiku.
Jika suatu hari kamu merasa tersisihkan karena semua kesibukanku,
mengertilah..
Aku disini berusaha, agar kelak kita bisa bersama dan kita tak perlu bekerja terlalu keras seperti ini, untuk membayar semua waktu saat kita terpisah seperti ini.
Jika suatu hari kamu tidak yakin akan semua yang kita jalani,
berusahalah..
Agar kita bisa diberikan jalan, atau setidaknya diberikan kemantapan hati untuk melalui apa yang sebenarnya begitu ganjil untuk dijalani. Mencintai dari jauh..
Jika suatu hari kamu membuka mata dan mendapati diriku tak ada disana,
bersabarlah..
Akan datang waktu, dimana jarak terjauh dari aku tak dapat melihatmu adalah ketika saling berpunggungan ketika tidur.
Jika suatu hari kamu mencari sosok untuk kamu rengkuh dengan erat dan sempurna,
cobalah tetap tenang..
Biarlah malaikat yang menjaga langkahmu, biarlah sayapnya menggenggammu erat dan membuatmu aman. Aku yakin, malaikat menyayangi mereka yang mencintai tanpa syarat.
Jika suatu hari kamu kebingungan menentukan langkah, sedangkan aku terlalu fana untuk bisa kamu andalkan,
Yakinilah..
Apapun jalan yang kamu ambil, selama untuk kebaikan kita bersama, aku disini akan tetap tersenyum, memberika suntikan semangat melalui setiap permintaanku kepada Tuhanku.
Jika suatu hari kamu merasa semua yang kita jalani tanpa tujuan,
Ingatlah..
Kita pernah memutuskan untuk bersama, saling jatuh cinta dan berharap pada mimpi yang pernah kita bangun. Berkomitmen menjalani semua, dan saling menjaga segala rasa.
Jika suatu hari kamu ingin mengakhiri ini semua,
renungkanlah..
ada kelelahan yang tak dapat kita sembunyikan dalam menjalaninya, tapi akan ada penyesalan yang terukir pasti dan juga tenaga yang terkuras habis apabila suatu saat nanti kita memutuskan berjalan sendiri.
Jika suatu hari kamu lelah,
Percayalah..
Aku masih disini, di tempat kita biasa bertemu, menunggumu datang untuk kembali bercengkrama, walau sesudahnya ada episode baru bernama rindu yang lebih hebat.
Jika suatu hari kamu merasa dadamu hangat,
peganglah..
Itu doaku, agar kamu selalu merasa tenang. Tuhan sedang menyentuhmu, karena pintaku dalam sujudku.
Untuk kamu yang kucintai dari jauh..
bersabarlah..
Aku disini.. Masih ditempat yang sama,
dengan rindu yang menumpuk,
dan cinta yang tak kalah banyaknya..
Aku disini, menunggumu pulang.
Karena kamu, sudah kubuatkan rumah.
Didalam sini.
dalam hatiku, yang selalu tak pernah gagal untuk kamu sentuh
.
