Wahai embun pagi, sampaikan rinduku padanya..
Sejukkan nafasnya, lepaskan sesaknya,
abadikan senyumnya, basahkan serat hidupnya.
Wahai burung camar, sampaikan rinduku padanya..
Nyanyikan dunianya, ceriakan parasnya,
Jagalah langkahnya, damaikan setiap geraknya.
Wahai bunga dan dedaunan, sampaikan rinduku padanya..
Indahkan kegiatannya, warnai lambaian tangannya,
Segarkan pikirannya, harumkan semua tutur katanya.
Wahai matahari, sampaikan rinduku padanya..
Terangi setiap letih nafasnya, hangatkan semua senyum dan tawanya,
Pancarkan aura wajahnya, panaskan kembali setiap letihnya.
Wahai senja yang memerah, sampaikan rinduku padanya..
Tenangkan pikirannya, lembutkan amarahnya,
Dinginkan emosinya, teduhkan semua tatapannya.
Wahai bulan dan bintang, sampaikan rinduku padanya..
Jagalah tidurnya, dekap semua letihnya.
Lepaskan masalahnya, selimuti malamnya..
Wahai Tuhan, sampaikan semua rinduku padanya..
Aku terlalu jauh untuk menggapainya, aku terlalu lemah untuk berlari.
Aku terlalu bodoh untuk berpura-pura, aku terlalu angkuh untuk mengakui..
Aku terlalu takut untuk bercerita, aku terlalu rendah untuk tidak berharap..
Tuhan, sampaikan rinduku padanya..
Melalui setiap penjagaanMu ditiap harinya.
Di tiap pagi, siang dan malamnya.
Di tiap kuasamu pada semua keputusannya.
Di tiap campur tanganmu di semua suka serta dukanya.
Sampaikan rinduku padanya,
amini doanya. Rengkuh semua mimpinya..
Aku hanya ingin melihat dirinya tersenyum untukku..
sekali lagi..
Jumat, 26 Juli 2013
Suatu Hari Nanti..
Jika suatu hari nanti kulitku tak lagi kencang, mataku menjadi sayu dan memburam..
Masihkah kamu tetap ada untukku?
Jika suatu hari nanti ingatanku memudar, aku tak lagi dapat mengingat cerita indah kita..
Bersediakah kamu untuk tetap sabar menceritakan semua?
Jika suatu hari nanti, tanganku tak lagi kuat untuk memeluk dan terlalu lemah untuk berlari..
Maukah kamu untuk tetap menuntunku?
Jika suatu hari nanti, rambutku mulai memutih dan aku mulai mengeluhkan sendi yg sakit..
Masih disitukah kamu untuk tetap membantuku?
Jika suatu hari nanti, aku tak dapat lagi menyanyikan lagu yang biasa kita nyanyikan saat muda..
Tak bosankah kamu untuk menyanyikannya kembali hanya buatku?
Jika suatu hari nanti, aku mungkin sudah tak sanggup membuatkanmu masakan favoritmu..
Apakah aku masih menjadi tempatmu kembali pulang?
Jika suatu hari nanti, hanya air putih yang dapat aku minum karena kesehatanku..
Masih adakah sosok kamu yang menemaniku kala senja?
Jika suatu hari nanti, syarafku sudah tak memungkinkan untuk memoles kosmetik di wajahku..
Tetap adakah kamu yang selalu bilang bahwa diriku cantik setiap pergi kencan?
Jika suatu hari nanti, aku harus memakai alat bantu berjalan..
Apakah senyummu masih tetap sama ketika aku masih memakai Converse?
Jika suatu hari nanti, tulangku mulai melemah dan aku mulai susah melangkah..
Apakah tanganmu masih menggenggam erat tanganku seperti saat aku menggunakan high heels menuruni tangga?
Jika suatu hari nanti, visusku melemah dan aku mulai frustasi mencari barang..
Adakah kamu yang tetap sabar sama seperti saat kamu mengingatkanku untuk tidak lupa membawa kunci rumah dan meletakkan kunci mobil?
Jika suatu hari nanti, memoriku mulai diganggu oleh proses penuaan, dan aku mulai sering marah-marah karena tak dapat memanggil semua kenangan..
Disitukah kamu untuk tetap sabar menghadapiku persis sama seperti saat kamu mengelus rambutku saat aku PMS?
Jika suatu hari nanti, aku sedih dengan keadaanku dan aku memintamu untuk pergi meninggalkanku...
Masihkah ada kamu dengan janjimu yang kamu ucapkan saat muda,
bahwa kamu akan selalu ada?
#NgomongKeBangkuKanan
Masihkah kamu tetap ada untukku?
Jika suatu hari nanti ingatanku memudar, aku tak lagi dapat mengingat cerita indah kita..
Bersediakah kamu untuk tetap sabar menceritakan semua?
Jika suatu hari nanti, tanganku tak lagi kuat untuk memeluk dan terlalu lemah untuk berlari..
Maukah kamu untuk tetap menuntunku?
Jika suatu hari nanti, rambutku mulai memutih dan aku mulai mengeluhkan sendi yg sakit..
Masih disitukah kamu untuk tetap membantuku?
Jika suatu hari nanti, aku tak dapat lagi menyanyikan lagu yang biasa kita nyanyikan saat muda..
Tak bosankah kamu untuk menyanyikannya kembali hanya buatku?
Jika suatu hari nanti, aku mungkin sudah tak sanggup membuatkanmu masakan favoritmu..
Apakah aku masih menjadi tempatmu kembali pulang?
Jika suatu hari nanti, hanya air putih yang dapat aku minum karena kesehatanku..
Masih adakah sosok kamu yang menemaniku kala senja?
Jika suatu hari nanti, syarafku sudah tak memungkinkan untuk memoles kosmetik di wajahku..
Tetap adakah kamu yang selalu bilang bahwa diriku cantik setiap pergi kencan?
Jika suatu hari nanti, aku harus memakai alat bantu berjalan..
Apakah senyummu masih tetap sama ketika aku masih memakai Converse?
Jika suatu hari nanti, tulangku mulai melemah dan aku mulai susah melangkah..
Apakah tanganmu masih menggenggam erat tanganku seperti saat aku menggunakan high heels menuruni tangga?
Jika suatu hari nanti, visusku melemah dan aku mulai frustasi mencari barang..
Adakah kamu yang tetap sabar sama seperti saat kamu mengingatkanku untuk tidak lupa membawa kunci rumah dan meletakkan kunci mobil?
Jika suatu hari nanti, memoriku mulai diganggu oleh proses penuaan, dan aku mulai sering marah-marah karena tak dapat memanggil semua kenangan..
Disitukah kamu untuk tetap sabar menghadapiku persis sama seperti saat kamu mengelus rambutku saat aku PMS?
Jika suatu hari nanti, aku sedih dengan keadaanku dan aku memintamu untuk pergi meninggalkanku...
Masihkah ada kamu dengan janjimu yang kamu ucapkan saat muda,
bahwa kamu akan selalu ada?
#NgomongKeBangkuKanan
Selasa, 16 Juli 2013
Kepada Kamu Yang Ku Cintai Dari Jauh
Jika suatu hari kamu rindu dan ragaku terlalu jauh untuk kamu gapai,
berdoalah..
Agar aku dikuatkan, atau kamu diberikan rezeki berlebih untuk menemuiku.
Jika suatu hari kamu merasa tersisihkan karena semua kesibukanku,
mengertilah..
Aku disini berusaha, agar kelak kita bisa bersama dan kita tak perlu bekerja terlalu keras seperti ini, untuk membayar semua waktu saat kita terpisah seperti ini.
Jika suatu hari kamu tidak yakin akan semua yang kita jalani,
berusahalah..
Agar kita bisa diberikan jalan, atau setidaknya diberikan kemantapan hati untuk melalui apa yang sebenarnya begitu ganjil untuk dijalani. Mencintai dari jauh..
Jika suatu hari kamu membuka mata dan mendapati diriku tak ada disana,
bersabarlah..
Akan datang waktu, dimana jarak terjauh dari aku tak dapat melihatmu adalah ketika saling berpunggungan ketika tidur.
Jika suatu hari kamu mencari sosok untuk kamu rengkuh dengan erat dan sempurna,
cobalah tetap tenang..
Biarlah malaikat yang menjaga langkahmu, biarlah sayapnya menggenggammu erat dan membuatmu aman. Aku yakin, malaikat menyayangi mereka yang mencintai tanpa syarat.
Jika suatu hari kamu kebingungan menentukan langkah, sedangkan aku terlalu fana untuk bisa kamu andalkan,
Yakinilah..
Apapun jalan yang kamu ambil, selama untuk kebaikan kita bersama, aku disini akan tetap tersenyum, memberika suntikan semangat melalui setiap permintaanku kepada Tuhanku.
Jika suatu hari kamu merasa semua yang kita jalani tanpa tujuan,
Ingatlah..
Kita pernah memutuskan untuk bersama, saling jatuh cinta dan berharap pada mimpi yang pernah kita bangun. Berkomitmen menjalani semua, dan saling menjaga segala rasa.
Jika suatu hari kamu ingin mengakhiri ini semua,
renungkanlah..
ada kelelahan yang tak dapat kita sembunyikan dalam menjalaninya, tapi akan ada penyesalan yang terukir pasti dan juga tenaga yang terkuras habis apabila suatu saat nanti kita memutuskan berjalan sendiri.
Jika suatu hari kamu lelah,
Percayalah..
Aku masih disini, di tempat kita biasa bertemu, menunggumu datang untuk kembali bercengkrama, walau sesudahnya ada episode baru bernama rindu yang lebih hebat.
Jika suatu hari kamu merasa dadamu hangat,
peganglah..
Itu doaku, agar kamu selalu merasa tenang. Tuhan sedang menyentuhmu, karena pintaku dalam sujudku.
Untuk kamu yang kucintai dari jauh..
bersabarlah..
Aku disini.. Masih ditempat yang sama,
dengan rindu yang menumpuk,
dan cinta yang tak kalah banyaknya..
Aku disini, menunggumu pulang.
Karena kamu, sudah kubuatkan rumah.
Didalam sini.
dalam hatiku, yang selalu tak pernah gagal untuk kamu sentuh
.
Agar aku dikuatkan, atau kamu diberikan rezeki berlebih untuk menemuiku.
Jika suatu hari kamu merasa tersisihkan karena semua kesibukanku,
mengertilah..
Aku disini berusaha, agar kelak kita bisa bersama dan kita tak perlu bekerja terlalu keras seperti ini, untuk membayar semua waktu saat kita terpisah seperti ini.
Jika suatu hari kamu tidak yakin akan semua yang kita jalani,
berusahalah..
Agar kita bisa diberikan jalan, atau setidaknya diberikan kemantapan hati untuk melalui apa yang sebenarnya begitu ganjil untuk dijalani. Mencintai dari jauh..
Jika suatu hari kamu membuka mata dan mendapati diriku tak ada disana,
bersabarlah..
Akan datang waktu, dimana jarak terjauh dari aku tak dapat melihatmu adalah ketika saling berpunggungan ketika tidur.
Jika suatu hari kamu mencari sosok untuk kamu rengkuh dengan erat dan sempurna,
cobalah tetap tenang..
Biarlah malaikat yang menjaga langkahmu, biarlah sayapnya menggenggammu erat dan membuatmu aman. Aku yakin, malaikat menyayangi mereka yang mencintai tanpa syarat.
Jika suatu hari kamu kebingungan menentukan langkah, sedangkan aku terlalu fana untuk bisa kamu andalkan,
Yakinilah..
Apapun jalan yang kamu ambil, selama untuk kebaikan kita bersama, aku disini akan tetap tersenyum, memberika suntikan semangat melalui setiap permintaanku kepada Tuhanku.
Jika suatu hari kamu merasa semua yang kita jalani tanpa tujuan,
Ingatlah..
Kita pernah memutuskan untuk bersama, saling jatuh cinta dan berharap pada mimpi yang pernah kita bangun. Berkomitmen menjalani semua, dan saling menjaga segala rasa.
Jika suatu hari kamu ingin mengakhiri ini semua,
renungkanlah..
ada kelelahan yang tak dapat kita sembunyikan dalam menjalaninya, tapi akan ada penyesalan yang terukir pasti dan juga tenaga yang terkuras habis apabila suatu saat nanti kita memutuskan berjalan sendiri.
Jika suatu hari kamu lelah,
Percayalah..
Aku masih disini, di tempat kita biasa bertemu, menunggumu datang untuk kembali bercengkrama, walau sesudahnya ada episode baru bernama rindu yang lebih hebat.
Jika suatu hari kamu merasa dadamu hangat,
peganglah..
Itu doaku, agar kamu selalu merasa tenang. Tuhan sedang menyentuhmu, karena pintaku dalam sujudku.
Untuk kamu yang kucintai dari jauh..
bersabarlah..
Aku disini.. Masih ditempat yang sama,
dengan rindu yang menumpuk,
dan cinta yang tak kalah banyaknya..
Aku disini, menunggumu pulang.
Karena kamu, sudah kubuatkan rumah.
Didalam sini.
dalam hatiku, yang selalu tak pernah gagal untuk kamu sentuh
.
Kamis, 20 Juni 2013
Insomnia.
I am falling, universe . . (":
Saya terjatuh semestaku, terjatuh karena gravitasimu . . jelas berbeda. aku terjatuh karena dorongan kamu yang maha dahsyat semesta . . aku terdorong oleh sebuah magnet luar biasa kencang yang kamu kenakan ke kutub aku yang paling dalam . . yang jarang sekali tersentuh , iya semesta kamu menyentuh suatu ruang hampa . . kecil, kecil sekali . . kamu menyentuh amygdalaku, semesta . .
Kamu kirimkan ia ke suatu pesan pribadi twitterku, kamu kirimkan ia untuk menanyakan pin BBM aku . . kamu kirimkan ia untuk sekedar berbagi tawa dan curhat sederhana tentang cinta yang kandas, dan cinta yang sedang berjalan ditempat . . lalu kamu kirimkan ia lagi untuk mendalami lebih dalam tentang omongan bersifat pribadi, kadang nakal, kadang kekanakan dan penuh mimpi . . mimpi yang sama sekali kami sendiri tidak berani mengharapkan mimpi itu sempat terjadi . . atau akan benar terjadi..
Kamu sentuh aku semesta, melalui caranya mengungkapkan mimpi.. mengenai caranya merajut impian, mengenai caranya menangani masalah dan mengenai caranya memandang masa depan . .
Kamu sentuh aku semesta, melalui caranya mengukir senyum baruku, mengenai caranya membuat aku semangat kembali untuk menulis dan mengenai caranya untuk berdebat denganku mengenai hal yang sudah masing-masing kami sangat yakini kebenarannya . . mengenai indahnya kota kamu berasal, mengenai hiruk pikuknya kotaku tinggal . . mengenai sakitnya putus cinta dan indahnya memulai hal baru . . mengenai indahnya pelangi, dan buruknya badai . .
Kamu sentuh aku lagi semesta, mengenai caranya memutar pikiranku tentang hidup, mengenai caranya menyentuh kesensual pikiranku yang terdalam, mengenai caranya untuk membuatku liar dalam berimajinasi . .
Lalu, semesta . . setelah kamu mencoba sentuh aku . . kamu hantam aku keras, dengan kedatangannya . . dan aku semakin jatuh . .
Lalu, semesta . .
setelah aku jatuh begini, aku kira kamu pergi . . ternyata kamu masih mengiringi jalanku ya ? melalui tangannya memegang tangan dan memeluk badanku ?
atau melalui jempolnya yang mengetik kalimat-kalimat silly kepadaku ?
ah semesta,
aku dulu menganggap kamu sesuatu yang bias . . sekarang aku tau, semesta itu wujudnya seperti apa . .
(:
Saya terjatuh semestaku, terjatuh karena gravitasimu . . jelas berbeda. aku terjatuh karena dorongan kamu yang maha dahsyat semesta . . aku terdorong oleh sebuah magnet luar biasa kencang yang kamu kenakan ke kutub aku yang paling dalam . . yang jarang sekali tersentuh , iya semesta kamu menyentuh suatu ruang hampa . . kecil, kecil sekali . . kamu menyentuh amygdalaku, semesta . .
Kamu kirimkan ia ke suatu pesan pribadi twitterku, kamu kirimkan ia untuk menanyakan pin BBM aku . . kamu kirimkan ia untuk sekedar berbagi tawa dan curhat sederhana tentang cinta yang kandas, dan cinta yang sedang berjalan ditempat . . lalu kamu kirimkan ia lagi untuk mendalami lebih dalam tentang omongan bersifat pribadi, kadang nakal, kadang kekanakan dan penuh mimpi . . mimpi yang sama sekali kami sendiri tidak berani mengharapkan mimpi itu sempat terjadi . . atau akan benar terjadi..
Kamu sentuh aku semesta, melalui caranya mengungkapkan mimpi.. mengenai caranya merajut impian, mengenai caranya menangani masalah dan mengenai caranya memandang masa depan . .
Kamu sentuh aku semesta, melalui caranya mengukir senyum baruku, mengenai caranya membuat aku semangat kembali untuk menulis dan mengenai caranya untuk berdebat denganku mengenai hal yang sudah masing-masing kami sangat yakini kebenarannya . . mengenai indahnya kota kamu berasal, mengenai hiruk pikuknya kotaku tinggal . . mengenai sakitnya putus cinta dan indahnya memulai hal baru . . mengenai indahnya pelangi, dan buruknya badai . .
Kamu sentuh aku lagi semesta, mengenai caranya memutar pikiranku tentang hidup, mengenai caranya menyentuh kesensual pikiranku yang terdalam, mengenai caranya untuk membuatku liar dalam berimajinasi . .
Lalu, semesta . . setelah kamu mencoba sentuh aku . . kamu hantam aku keras, dengan kedatangannya . . dan aku semakin jatuh . .
Lalu, semesta . .
setelah aku jatuh begini, aku kira kamu pergi . . ternyata kamu masih mengiringi jalanku ya ? melalui tangannya memegang tangan dan memeluk badanku ?
atau melalui jempolnya yang mengetik kalimat-kalimat silly kepadaku ?
ah semesta,
aku dulu menganggap kamu sesuatu yang bias . . sekarang aku tau, semesta itu wujudnya seperti apa . .
(:
Minggu, 09 Juni 2013
For You ..
I’m sitting here in a place of peace and beauty,
But on my mind it’s only you.
Being held in your arms, the touch of your hands;
The feel of your kiss, there has never been a better feeling.
God, am I dreaming?
I wanna feel you, I wanna feel your arms around me,
I wanna feel you while our breath mingles, Oh I wanna feel you.
Am I just crazy? Is this all in my head?
I know I can seem a bit crazy sometimes, so..
Would you wanna feel me?
Feel my arms around you, feel the touch of my hand,
Feel me while my breath mingles with yours;
Would you wanna feel my heart race as we embrace,
See the excitement in my eyes when I see your face?
Am I dreaming?
I don’t know.
I do know, This is the peace and beauty I wanna feel,
Here in your arms.
Thank god
Kamis, 06 Juni 2013
Unspokeen words
Yang aku bilang : "yaudah, kamu tenangin diri dulu aja.. Aku juga mau nulis" disaat kamu sedang cranky dengan masalah dihidup kamu, atau sedang terdistraksi dengan berbagai hambatan yang mulai datang menghadang. Atau tanpa sebab yang jelas kamu misuh tanpa sebab.
Yang kamu tidak tau : Aku tidak pernah bisa istirahat hingga kamu tenang, hingga BBM aku seperti biasa, menelponku dengan suara yang kembali ceria. Aliran tulisanku tidak akan bisa mengalir dan aku lebih memilih untuk menekan refresh pada halaman twitterku dan baru tersenyum saat aku tau, tweet kamu tidak lagi cranky.
Yang aku bilang : "pfftt..." saat kamu bilang aku cantik, atau saat kamu mulai memuji semua yang aku lakukan, dan mulai mengagumi bentuk bibir yang aku sendiri tidak suka, mengagumi hasil karyaku yang menurutku berantakan atau berkali-kali kamu ungkapkan bahwa kamu sayang aku.
Yang kamu tidak tau : Aku tersenyum, aku terharu dan aku tertawa membaca setiap pujian kamu ke aku, entah gombal atau jujur. Aku tersenyum menatap layar blackberry saat kamu mulai berkata "i like to see you sleeping" atau saat kamu berkata bahwa mukaku seperti bayi.
Yang aku bilang : "Nggak tuh, ga tau.." Saat kamu mulai bertanya apakah aku kenal dengan orang-orang yang kamu sebutkan, atau bertanya apakah aku tau bahwa kamu sudah mempost beberapa post baru di Blog kamu, atau sesimpel kamu bertanya apakah kamu sudah tau tentang kondisi terhangat yang sedang kamu bicarakan di timeline twitter kamu.
Yang kamu tidak tau : Bahwa aku tau semuanya! ((: aku tau orang yang kamu sebutkan karena aku setiap hari membuka timeline kamu, atau sekedar mengecek facebook kamu apakah ada status baru atau tidak. Aku membuka blog kamu setiap aku membuka Mozilla di laptopku untuk melihat, apakah kamu meninggalkan jejak yang belum aku baca disana. Aku tau semua, selfry!
Yang aku bilang : "AAAAAAAAAAHHH MALUUUU WOY" saat kamu mulai mengganti DP BBM kamu dengan foto kita berdua, atau avatar twitter kamu juga dengan foto kita berdua. Atau saat kamu menulis sesuatu tentang aku, entah itu di blog, twitter, status bbm ataupun facebook.
Yang kamu tidak tau : Aku merecord hampir semua perlakuan manis kamu. Tersenyum dalam muka yang memerah melihat perlakuan yang dimataku spesial.Memfavoritkan hampir semua tweet kamu yang mengarah (ku harap) kepadaku.(untuk yang ini, aku rasa kamu tau.. Karena notifikasi untuk favorit tweet masuk kekamu kan?) tapi pasti kamu tidak tau, kalau aku sering sekali membukanya lagi dan membacanya. Aku rindu senyum baruku, senyum karena kamu.
Yang aku bilang : "Yaudah, kapan aja kesininya kan bisa.. Jangan ganggu kerjaan kamu" saat kita mulai menata ulang jadwal bertemu, terhalang 400 lebih kilometer membuat intensitas pertemuan kita memang harus terencana dengan baik. Dan adakalanya kamu harus mengerjakan sesuatu yang penting disaat aku ada waktu disela kegiatan koasku
Yang kamu tidak tau : aku menghembuskan nafas berat dan mencoba mengatur kembali nafasku disetiap reschedule. Aku berusaha mengerti kamu, tapi keadaanku tidak pernah setenang itu. Aku ingin kamu menyelesaikan semua yang harus kamu lakukan secepatnya. Tapi tidak mengganggu jadual bertemu kita. Aku disini, di Jakarta, berusaha untuk menambah lagi porsi pengertian dan menurunkan sedikit ego agar saat kita bertemu, kita bisa tertawa karena semua beban yang harus dilakukan, sudah terlaksana.
Yang aku bilang : "Bye! See you soon!" saat kamu pergi lagi dari aku, dan meninggalkan aku dikotaku dan kamu pulang kekotamu. Aku tertawa, ceria dan bahagia..
Yang kamu tidak tau : aku menangis didalam mobil. dan membuka kembali kalender dihandphone, dan mulai melakukan hal yang selalu aku lakukan setiap harinya. Menghitung hari, hingga kita bertemu kembali.
Rabu, 22 Mei 2013
Ketika potongan-potongan tidak menjadi nyata
This year is full of blessed . .
sempat terpikir oleh naluri manusia biasa saya . .
"MENGAPA TUHAN TIDAK MENGABULKAN DOA SAYA?"
awal tahun hingga pertengahan tahun merupakan cobaan terberat hidup saya, kehilangan teman, pacar, gebetan, nilai tidak keruan, merasa salah masuk jurusan dsb . . mungkin hidup saya saat itu hanyalah berkeluh dan berkesah, marah kepada keadaan dan memandang semua dengan cara yang picik . .
Dan kembalilah saya kepada Tuhan saya . .
kembalilah saya untuk meminta . .
dan bertanya apa yang salah dengan saya . .
dan merenungi apa dosa saya . .
dan hasilnya nihil . .
Tuhan tidak memberikan apa-apa,
Tuhan juga tidak menjawab apa-apa ,
Tuhan tidak menyelesaikan apa-apa . .
tetapi Tuhan memberikan anugerahnya, Tuhan saat itu memberikan kemampuan terbesar dan kesempurnaan manusia . . Tuhan memberikan saya akal sehat . .
Tuhan memang tidak memberikan apapun saat itu,
Tuhan hanya memberikan saya "clue2",seperti potongan puzzle yang saling menyambung dan membentuk mozaik-mozaik indah berlabelkan RASA PENUH PENGERTIAN .
Pengertian apa ? pengertian bahwa hidup memang tidak mudah, bahwa kita memang ditujukan untuk membuat suatu frame kehidupan dimana apa yang kita kejar dinamakan "happy ending" , tapi apa yang saya lakukan untuk mengejar mimpi 1000000% salah . Kadang saya beranggapan kok hidup saya seperti lagi balap karung ya ? semua ingin saya kejar , semua ingin saya dapatkan . .
dan sumber dari semua rasa sesal dan masalah pada awal hingga pertengahan tahun adalah . . Kurangnya rasa menerima . .
Sebenarnya untuk meraih apa yang dinamakan happy ending itu bukanlah untuk memiliki segalanya, namun keseimbangan dari yang dimilikinya . .
Seimbangkan segalanya dan lihat hasilnya . .
NOW ? my life is sooo much better . .
hubungan dengan teman menjadi sangat sangat membahagiakan (walau harus berhadapan dengan manusia berotak baja berbadan marshmallow), dengan mantan pacar juga membaik, kuliah saya begitu bermakna and so on and so on . .
Tuhan memang tidak langsung menjawab doa kita,
Beliau memberikan kita sedikit potongan, kemudian potongan kembali . .
dan saat kita bisa menyatukan potongan tadi,
jadilah sebuah gambar luar biasa indah bernama . .
KEAJAIBAN
sempat terpikir oleh naluri manusia biasa saya . .
"MENGAPA TUHAN TIDAK MENGABULKAN DOA SAYA?"
awal tahun hingga pertengahan tahun merupakan cobaan terberat hidup saya, kehilangan teman, pacar, gebetan, nilai tidak keruan, merasa salah masuk jurusan dsb . . mungkin hidup saya saat itu hanyalah berkeluh dan berkesah, marah kepada keadaan dan memandang semua dengan cara yang picik . .
Dan kembalilah saya kepada Tuhan saya . .
kembalilah saya untuk meminta . .
dan bertanya apa yang salah dengan saya . .
dan merenungi apa dosa saya . .
dan hasilnya nihil . .
Tuhan tidak memberikan apa-apa,
Tuhan juga tidak menjawab apa-apa ,
Tuhan tidak menyelesaikan apa-apa . .
tetapi Tuhan memberikan anugerahnya, Tuhan saat itu memberikan kemampuan terbesar dan kesempurnaan manusia . . Tuhan memberikan saya akal sehat . .
Tuhan memang tidak memberikan apapun saat itu,
Tuhan hanya memberikan saya "clue2",seperti potongan puzzle yang saling menyambung dan membentuk mozaik-mozaik indah berlabelkan RASA PENUH PENGERTIAN .
Pengertian apa ? pengertian bahwa hidup memang tidak mudah, bahwa kita memang ditujukan untuk membuat suatu frame kehidupan dimana apa yang kita kejar dinamakan "happy ending" , tapi apa yang saya lakukan untuk mengejar mimpi 1000000% salah . Kadang saya beranggapan kok hidup saya seperti lagi balap karung ya ? semua ingin saya kejar , semua ingin saya dapatkan . .
dan sumber dari semua rasa sesal dan masalah pada awal hingga pertengahan tahun adalah . . Kurangnya rasa menerima . .
Sebenarnya untuk meraih apa yang dinamakan happy ending itu bukanlah untuk memiliki segalanya, namun keseimbangan dari yang dimilikinya . .
Seimbangkan segalanya dan lihat hasilnya . .
NOW ? my life is sooo much better . .
hubungan dengan teman menjadi sangat sangat membahagiakan (walau harus berhadapan dengan manusia berotak baja berbadan marshmallow), dengan mantan pacar juga membaik, kuliah saya begitu bermakna and so on and so on . .
Tuhan memang tidak langsung menjawab doa kita,
Beliau memberikan kita sedikit potongan, kemudian potongan kembali . .
dan saat kita bisa menyatukan potongan tadi,
jadilah sebuah gambar luar biasa indah bernama . .
KEAJAIBAN
Selasa, 21 Mei 2013
jika wanita menangis
Jika seorang wanita menangis dihadapanmu
Itu berarti dia tak dapat menahannya lagi.
Jika kamu memegang tangannya saat dia menangis,
Dia akan tinggal bersamamu sepanjang hidupmu.
Jika kamu membiarkannya pergi,
Dia tidak akan pernah kembali lagi menjadi dirinya yang dulu.
Selamanya... .
Seorang wanita tidak akan menangis dengan mudah,
Kecuali didepan orang yang amat dia sayangi.
Dia menjadi lemah.
Seorang wanita tidak akan menangis dengan mudah,
Hanya jika dia sangat menyayangimu, dia akan menurunkan rasa egoisnya
Jika seorang wanita pernah menangis karena mu,
Tolong pegang tangannya dengan pengertian.
Dia adalah orang yang akan tetap bersamamu sepanjang hidupmu.
Jika seorang wanita menangis karenamu, tolong jangan menyia-nyiakannya.
Mungkin karena keputusanmu, kau merusak kehidupannya.
Saat dia menangis didepanmu,
Saat dia menangis karnamu,
Lihatlah matanya....
Dapatkah kau lihat dan rasakan sakit yang dirasakannya?
Pikirkan....
Wanita mana lagi yang akan menangis dengan murni, penuh rasa sayang,
Didepanmu dan karenamu.... ..
Dia menangis bukan karena dia lemah
Dia menangis bukan karena dia
menginginkan simpati atau rasa kasihan
Dia menangis,
Karena menangis dengan diam-diam tidaklah memungkinkan lagi.
Jika seorang wanita menangisi hatinya untukmu,
Dan semuanya karena dirimu.
Inilah waktunya untuk melihat apa yang telah kau lakukan untuknya,
Hanya kau yang tahu jawabannya.. ..
Pertimbangkanlah
Karena suatu hari nanti
Mungkin akan terlambat untuk menyesal,
Itu berarti dia tak dapat menahannya lagi.
Jika kamu memegang tangannya saat dia menangis,
Dia akan tinggal bersamamu sepanjang hidupmu.
Jika kamu membiarkannya pergi,
Dia tidak akan pernah kembali lagi menjadi dirinya yang dulu.
Selamanya... .
Seorang wanita tidak akan menangis dengan mudah,
Kecuali didepan orang yang amat dia sayangi.
Dia menjadi lemah.
Seorang wanita tidak akan menangis dengan mudah,
Hanya jika dia sangat menyayangimu, dia akan menurunkan rasa egoisnya
Jika seorang wanita pernah menangis karena mu,
Tolong pegang tangannya dengan pengertian.
Dia adalah orang yang akan tetap bersamamu sepanjang hidupmu.
Jika seorang wanita menangis karenamu, tolong jangan menyia-nyiakannya.
Mungkin karena keputusanmu, kau merusak kehidupannya.
Saat dia menangis didepanmu,
Saat dia menangis karnamu,
Lihatlah matanya....
Dapatkah kau lihat dan rasakan sakit yang dirasakannya?
Pikirkan....
Wanita mana lagi yang akan menangis dengan murni, penuh rasa sayang,
Didepanmu dan karenamu.... ..
Dia menangis bukan karena dia lemah
Dia menangis bukan karena dia
menginginkan simpati atau rasa kasihan
Dia menangis,
Karena menangis dengan diam-diam tidaklah memungkinkan lagi.
Jika seorang wanita menangisi hatinya untukmu,
Dan semuanya karena dirimu.
Inilah waktunya untuk melihat apa yang telah kau lakukan untuknya,
Hanya kau yang tahu jawabannya.. ..
Pertimbangkanlah
Karena suatu hari nanti
Mungkin akan terlambat untuk menyesal,
saya mampu untuk berubah
Ya Allah Ya Rabb-ku . .
Akan kutepati janjiku padaMu disetiap sujudku,
Aku akan lebih baik lagi hari ini . .
Aku akan terus menjadi lebih baik . .
Ini janjiku langsung padaMu,
Saat kepalaku menyentuh tanahMu,
Saat ragaku bersatu denganMu . .
Aku akan lebih baik lagi,
UntukMu dan untuknya yang kau titipkan padaku..
Aku dan janjiku padamu, Allah . .
Akan kutepati janjiku padaMu disetiap sujudku,
Aku akan lebih baik lagi hari ini . .
Aku akan terus menjadi lebih baik . .
Ini janjiku langsung padaMu,
Saat kepalaku menyentuh tanahMu,
Saat ragaku bersatu denganMu . .
Aku akan lebih baik lagi,
UntukMu dan untuknya yang kau titipkan padaku..
Aku dan janjiku padamu, Allah . .
Senin, 20 Mei 2013
cerita sederhana tentang seorang ibu .
she's my mom . . .
dia ibuku . . .
sederhana penampilannya, tapi tidak dengan hati kecilnya . .
biasa parasnya, namun tidak dengan segala nasihatnya . .
Ibu yang saya ingat, tidak pernah berkata secara langsung bahwa ia menyayangi saya . .
tidak pula pernah ia bilang, ia membenci saya saat saya keterlaluan . .
Ibu pula yang seingat saya, tidak pernah lupa bercerita tentang kesehariannya
namun tidak pernah lupa ia bertanya "how's your day love?"
Keluarga saya bukan keluarga yg ekspresif, tidak pernah ada cium pipi sebelum saya kesekolah,
tidak pula ada obralan kata-kata sayang dirumah,
tapi bukan berarti itu tidak ada . . dan tidak berasa . .
Apa yg ibu lakukan untuk saya ?
Ibu akan selalu terbangun pukul 3 pagi, ambil air wudhu dan melaksanakan tahajudnya, tidak pernah absen satu kalipun . .
dan disitu saya tau, ia juga tidak akan pernah absen mendoakan kami semua, anak-anaknya . .
Selepas tahajud itu, ibu akan memasak air untuk membuat minum bagi saya dan ayah . .
segelas kopi untuk saya, dan segelas kopi untuk ayah . .
setiap pagi . .
dan saya tau, saya selalu merasa bersalah jika saya terlalu buru-buru kesekolah dan lupa untuk minum susu "manis tidak hambar tidak" buatan beliau . .
dan saya tau pula, saya selalu rindu akan rasa susunya setiap saya sedang diluar kota atau beliau sedang tidak dirumah . .
Setiap saya bangun pukul 06.00, beliau pasti masih mengenakan mukena,
yaa Ibu memakai mukena itu dari pukul 03.00 pagi, dari ia menunaikan ibadah tahajjud hingga ia berangkat kerja dengan ayah . .
Ibu bilang "rumah banyak nyamuk, kalo pake mukena aman . . " ibu . . ibu . . ada ada saja . . (:
Ibu juga tidak pernah melewatkan menonton acara happy song di indosiar tiap siang, dan bercerita dengan semangat kalau-kalau saat itu saya sedang dirumah . . siapa yang menang, pesertanya bisa menjawab atau tidak dsb . She loves choki a lot, "santun" beliau berkata . .
Ibu pula yang tidak pernah lupa mengingatkan saya untuk shalat dan makan . .
setiap jam makan . .
beliau pandai memasak,
oleh karena itu, Ibu selalu bertanya kepada saya "mau makan apa malam malam nanti?"
setiap malam . . . kecuali kalau ibu membeli masakan lezat dari restoran, biasanya ibu memaksa saya tidak jajan . .
Ibu suka sekali jajan, nampaknya hobbi ini menurun kepada saya,
sayang, itu hanya kenangan . .
ibu sakit sekarang, dan ia tidak boleh makan sembarangan . .
Ohya, ibu saya seorang vegan sejati . .
dari sekitar 10 tahun yang lalu,
setiap malam ibu mengenyangkan isi perut dulu dengan sayuran rebus, lalu menambah asupan zat gizi dan menyempurnakannya dengan nasi . .
daging sangat ia batasi, ia tahu itu tidak sehat bagi kelangsungannya . .
cita-cita ibu ?
ah tidak banyak,
ibu hanya ingin menggendong cucu dari saya . .
makanya ibu sehat ya . . . ade sayang ibu . .
dia ibuku . . .
sederhana penampilannya, tapi tidak dengan hati kecilnya . .
biasa parasnya, namun tidak dengan segala nasihatnya . .
Ibu yang saya ingat, tidak pernah berkata secara langsung bahwa ia menyayangi saya . .
tidak pula pernah ia bilang, ia membenci saya saat saya keterlaluan . .
Ibu pula yang seingat saya, tidak pernah lupa bercerita tentang kesehariannya
namun tidak pernah lupa ia bertanya "how's your day love?"
Keluarga saya bukan keluarga yg ekspresif, tidak pernah ada cium pipi sebelum saya kesekolah,
tidak pula ada obralan kata-kata sayang dirumah,
tapi bukan berarti itu tidak ada . . dan tidak berasa . .
Apa yg ibu lakukan untuk saya ?
Ibu akan selalu terbangun pukul 3 pagi, ambil air wudhu dan melaksanakan tahajudnya, tidak pernah absen satu kalipun . .
dan disitu saya tau, ia juga tidak akan pernah absen mendoakan kami semua, anak-anaknya . .
Selepas tahajud itu, ibu akan memasak air untuk membuat minum bagi saya dan ayah . .
segelas kopi untuk saya, dan segelas kopi untuk ayah . .
setiap pagi . .
dan saya tau, saya selalu merasa bersalah jika saya terlalu buru-buru kesekolah dan lupa untuk minum susu "manis tidak hambar tidak" buatan beliau . .
dan saya tau pula, saya selalu rindu akan rasa susunya setiap saya sedang diluar kota atau beliau sedang tidak dirumah . .
Setiap saya bangun pukul 06.00, beliau pasti masih mengenakan mukena,
yaa Ibu memakai mukena itu dari pukul 03.00 pagi, dari ia menunaikan ibadah tahajjud hingga ia berangkat kerja dengan ayah . .
Ibu bilang "rumah banyak nyamuk, kalo pake mukena aman . . " ibu . . ibu . . ada ada saja . . (:
Ibu juga tidak pernah melewatkan menonton acara happy song di indosiar tiap siang, dan bercerita dengan semangat kalau-kalau saat itu saya sedang dirumah . . siapa yang menang, pesertanya bisa menjawab atau tidak dsb . She loves choki a lot, "santun" beliau berkata . .
Ibu pula yang tidak pernah lupa mengingatkan saya untuk shalat dan makan . .
setiap jam makan . .
beliau pandai memasak,
oleh karena itu, Ibu selalu bertanya kepada saya "mau makan apa malam malam nanti?"
setiap malam . . . kecuali kalau ibu membeli masakan lezat dari restoran, biasanya ibu memaksa saya tidak jajan . .
Ibu suka sekali jajan, nampaknya hobbi ini menurun kepada saya,
sayang, itu hanya kenangan . .
ibu sakit sekarang, dan ia tidak boleh makan sembarangan . .
Ohya, ibu saya seorang vegan sejati . .
dari sekitar 10 tahun yang lalu,
setiap malam ibu mengenyangkan isi perut dulu dengan sayuran rebus, lalu menambah asupan zat gizi dan menyempurnakannya dengan nasi . .
daging sangat ia batasi, ia tahu itu tidak sehat bagi kelangsungannya . .
cita-cita ibu ?
ah tidak banyak,
ibu hanya ingin menggendong cucu dari saya . .
makanya ibu sehat ya . . . ade sayang ibu . .
Si Pipi Rona
- Aku berlari menaiki bukit itu. Sebuah kampung sunyi dikawasan Pariaman, Sumatera Barat. Tidak ada hal spesial dari bukit itu, hanya jejeran pohon pinus dan terkadang aku masih dapat melihat kancil sedang berlari dengan bebasnya. Tapi tidak sesederhana itu untukku, walau aku masih seorang pelajar laki-laki yang duduk dibangku SD.Di bukit yang tinggi itu, aku biasa berlari dari bawah dengan kencangnya. Kadang sengaja menjatuhkan diri ke hamparan rumput yang basah oleh embun pagi atau air hujan, berguling-guling di bawah matahari yang sinarnya menembus dedaunan yang rimbun. Dan tepat dipuncak dari bukit itu, aku biasa duduk sembari menunggu pesawat terbang yang lewat. Ya, hanya dari bukit itu aku bisa melihat pesawat yang melintas dengan jelas. Apakah yang bisa aku perbuat? Aku hanya seorang anak dusun sepi penduduk, yang bercita-cita suatu hari bisa mengemudikan burung besi raksasa itu.Dan bila matahari mulai terik, atau sekiranya Ibu mulai mencariku, aku menuruni bukit itu, lagi-lagi dengan berlari, merentangkan tanganku selebar-lebarnya, berteriak seakan akulah sang pilot. Menuruni bukit dengan ringan seolah terbang, menutup mata dan mengeluarkan gumaman pesawat sembari kembali merajut mimpi. Suatu hari aku harus bisa mengemudikan pesawat.Dan aku kembali menuruni bukit itu, merentangkan tanganku, lalu kembali kerumah.---Bukit itu sekarang hanyalah sebuah kenangan, dusunku yang sepi mulai ramai oleh pembangunan. Bukitku dihancurkan, berganti menjadi beberapa menara pembangkit listrik dan beberapa jajaran pertokoan serta ada kompleks pemukiman baru disitu. Setidaknya itu yang terakhir aku lihat ketika aku pulang kembali ke Pariaman beberapa bulan lalu. Sungguh sebuah pembangunan yang sangat cepat untuk kategori dusun sepi pemduduk seperti itu, tapi baguslah, setidaknya Ibu sekarang tidak terlalu kesusahan ketika ingin mencari bahan pokok untuk Bapak dan adik-adik....Ku kencangkan sabuk pengamanku pada deretan kursi bernomor 18D itu. Memberikan sebaris kabar kepada gadis yang sudah kukenal sejak 8 bulan yang lalu bahwa aku sudah di pesawat, mematikan ponsel yang aku bawa dan mengambil majalah yang tersedia didepanku. Hanya sebuah majalah yang berisi iklan dari layanan penerbangan yang aku tumpangi dan beberapa tempat pariwisata di Indonesia. Masih larut aku dengan isinya, tiba-tiba seorang bapak tua memberikan isyarat untuk masuk menempati kursi disebelahku. Terpaksa aku buka kembali sabuk pengaman itu dan memberikan jalan kepada bapak yang pipinya mulai keriput dan matanya mulai menjadi abu-abu itu. Setelan celana bahan gaya lama dan kemeja serta kacamata tebal juga alat bantu pendengaran yang terpasang di telinganya. Bapak itu tersenyum, mengucapkan terima kasih dengan lembutnya dan duduk disampingku.Sekilas aku melihat, bapak tua itu memangku sebuah tas berukuran sedang, berbahan dasar kulit berwarna coklat yang lusuh. Mengecek isinya, kemudian menutupnya lagi dan kemudian duduk termangu memandang jendela pesawat yang kami tumpangi. Tak lama setelah itu, pesawat kami tinggal landas, dan kami diselimuti keheningan, selain pramugari yang mulai datang menawarkan minuman."Mau kemana, Nak?" Bapak itu bertanya kepadaku, aku tau itu hanya sebuah basa basi untuk mencairkan suasana di penerbangan yang memakan waktu setidaknya 1 jam 15 menit ini, karena bapak itu pasti tau tujuanku adalah kota Padang, sama seperti dirinya."Kerumah orang tua, pak.. Bapak sendiri?" Aku menjawab pertanyaan bapak tua itu. Belum sempat pertanyaanku dijawab, bapak itu membetulkan posisi alat bantu pendengarannya dan mulai bercerita mengapa ia sampai terbang ke Padang dengan kondisi sudah setua itu."Saya rindu istri dan tempat tinggal saya, anak muda.. Makanya saya terbang jauh dari Jakarta untuk menemui beliau.. Sudah lama saya tidak pulang dan menemui Ibu.." Aku hanya mengangguk, mendengarkan seorang bapak berusia kurang lebih 65 tahun yang menceritakan kerinduannya yang amat sangat kepada kampung halamannya dan orang yang dicintanya. Bapak itu mengeluarkan beberapa postcard dari tasnya,kartu pos dari berbagai negara. Menceritakan sejarah serta tulisan-tulisan ringan tentang cinta yang tertulis dibalik kartu pos tua itu. Ah, surat cinta untuk istrinya rupanya."Bapak dulu seorang pilot juga rupanya ya? Wah.." Aku terkagum dengan keromantisan dan isi tulisan di balik kartu pos itu, betapa seorang wanita yang sangat beruntung mendapatkan suami seperti beliau. Bapak itu ku ketahui bernama Sudibjo, dengan istri yang biasa dipanggilnya si pipi rona. Ah indahnya.."Iya, Nak.. Dan saya biasa membeli sebuah kartu pos di negara tempat saya singgah, menuliskan sebait dua bait kalimat untuk istri saya dikampung, memastikan istri saya tidak lupa bahwa ada seorang pria yang harus dinantinya. Jelek-jelek gini saya dulu gagah lho, Nak.." Bapak itu berkelakar, aku berusaha tertawa dan masih memandangi setumpuk kartu pos yang mulai usang dimakan usia itu."Saya juga ingin sekali jadi pilot pak waktu saya kecil. Namun banyak kendalanya, akhirnya ndak jadi pak.."
"Kuliah dimana kamu, anak muda?"
"Di ITB pak, ambil Teknik Kelautan.. Jauh ya pak? Dari yang ingin terbang ke angkasa, sekarang mempelajari lautan lepas.."
"Ah, kamu itu menyia-nyiakan mimpi, kenapa tidak berjuang saja meraih mimpimu, Nak? Bagaimana dengan orang yang kamu cinta? Apa dia sedang menunggumu di bandara?"
"Hmmm.. tidak pak, ia ada di Bandung.. dan saya tidak tau ia menunggu saya kembali atau tidak.." Jawabku sekenanya, seketika otakku dipenuhi oleh sosok seorang gadis manis berambut ikal dan berwajah sendu. Juniorku dikampus walau berbeda fakultas, satu tahun dibawahku. Gadis yang ku kenal ketika tak sengaja berpapasan dengannya di perpustakaan kampus. Sosok yang santun dan ramah kepada semua orang. Dan aku yang terlalu lugu untuk sekedar mengungkapkan kagum. Bodohnya..
"Nak, jadi kamu sudah menyia-nyiakan mimpi, mau dilanjutkan lagi dengan menyia-nyiakan cinta? Belilah sebuah kartu pos, nak ketika sampai di Padang. Tuliskan rasamu dan beri padanya.. Gadis yang pasti cantik itu berhak tau apa yang kamu rasa, setidaknya ia layak tau bahwa ia diperjuangkan pria gagah sepertimu anak muda.."Aku hanya mengangguk, menghormati seorang bapak tua yang memberi saran yang dimata saya konyol. Bertatapan langsung dan mengutarakan cinta saja tidak pasti diterima, apalagi melalui sebuah kartu pos bergambar rumah gadang yang ku beli di kampung halamanku?"Ah anak muda jaman sekarang, ditengah kemajuan teknologi, mereka kadang lupa memaknai goresan tangan sendiri.. Dikira ketikan dan tulisan tangan itu sama apa.." Seolah mengerti apa yang ak rasa, bapak itu kembali berkelakar, membuat saya mengambil jeda beberapa detik untuk sedikit berpikir. Peran teknologi yang maju ini, apakah tidak terlalu kuno bagiku untuk menuliskan surat cinta?"Untuk apa bapak mengarsipkan semua ini?" Tanyaku membuka lagi pembicaraan dengan bapak tua itu. Sembari meminum air putih yang dibawanya, bapak itu menjawab yang membuatku tertegun dengan lumayan lama..
"Nak, ketika ingatanmu dan orang yang kamu cinta terlalu rapuh untuk kembali mengingat, tulisan ini akan mengingatkan kembali, bahwa kita pernah saling mencinta. Ketika tubuh dan raga ini sudah termakan usia, setidaknya, semua tulisan ini bisa menjadi cerita untuk diceritakan kepada anak-cucu kita kelak, mereka bisa membaca kisah cinta orang tuanya, sehingga mereka bisa memaknai cinta dengan lebih dalam, seperti orang tuanya. Jadi ga ada istilah tu kawin-cerai kaya selebritis sekarang itu, Nak.. Ah sudahlah anak muda, kamu masih belum mengerti rupanya. Buat saya mah, tulisan tangan itu penting anak muda, sama pentingnya dengan tulisan tanganmu yang berisi pernyataan cintamu pada gadis impianmu itu.. Jika kamu tidak bilang, kamu tidak akan tau jawabannya, Nak.. Jika ditolak, setidaknya, kamu tidak terbebani oleh rasa penasaran, dan tulisan tanganmu akan selalu ia ingat kelak.."Aku termangu, memikirkan sosok gadis yang ku tinggalkan di Bandung. Berharap ia dapat tau apa yang aku rasa tanpa aku perlu ungkapkan langsung. Ah, benar rasanya kata bapak ini, aku sudah melewatkan mimpiku untuk menjadi pilot, rasanya aku harus mengejar mimpiku untuk bersama dirinya kelak. Rasanya menuliskan sepatah dua patah kata cinta cukup, semoga saja itu bisa membuatnya sadar akan keberadaanku dan membuka pintu hatinya untukku. Semoga saja..Aku mendengar pengumuman dari kabin pesawat bahwa pesawat akan segera mendarat. Aku dan si bapak mulai mengencangkan sabuk pengaman, mengambil posisi duduk tegap seperti yang diinstruksikan hingga pesawat sampai kembali ke daratan. Aku membantu si bapak membawa tasnya yang mulai memudar hingga keluar terminal, dan bertanya..
"Apa Ibu sudah menunggu bapak disana?"
Bapak itu tersenyum, menepuk bahuku dan berkata
"Si Pipi Rona sudah meninggal 10 tahun lalu, anak muda.."

