I am falling, universe . . (":
Saya terjatuh semestaku, terjatuh karena gravitasimu . . jelas berbeda. aku terjatuh karena dorongan kamu yang maha dahsyat semesta . . aku terdorong oleh sebuah magnet luar biasa kencang yang kamu kenakan ke kutub aku yang paling dalam . . yang jarang sekali tersentuh , iya semesta kamu menyentuh suatu ruang hampa . . kecil, kecil sekali . . kamu menyentuh amygdalaku, semesta . .
Kamu kirimkan ia ke suatu pesan pribadi twitterku, kamu kirimkan ia untuk menanyakan pin BBM aku . . kamu kirimkan ia untuk sekedar berbagi tawa dan curhat sederhana tentang cinta yang kandas, dan cinta yang sedang berjalan ditempat . . lalu kamu kirimkan ia lagi untuk mendalami lebih dalam tentang omongan bersifat pribadi, kadang nakal, kadang kekanakan dan penuh mimpi . . mimpi yang sama sekali kami sendiri tidak berani mengharapkan mimpi itu sempat terjadi . . atau akan benar terjadi..
Kamu sentuh aku semesta, melalui caranya mengungkapkan mimpi.. mengenai caranya merajut impian, mengenai caranya menangani masalah dan mengenai caranya memandang masa depan . .
Kamu sentuh aku semesta, melalui caranya mengukir senyum baruku, mengenai caranya membuat aku semangat kembali untuk menulis dan mengenai caranya untuk berdebat denganku mengenai hal yang sudah masing-masing kami sangat yakini kebenarannya . . mengenai indahnya kota kamu berasal, mengenai hiruk pikuknya kotaku tinggal . . mengenai sakitnya putus cinta dan indahnya memulai hal baru . . mengenai indahnya pelangi, dan buruknya badai . .
Kamu sentuh aku lagi semesta, mengenai caranya memutar pikiranku tentang hidup, mengenai caranya menyentuh kesensual pikiranku yang terdalam, mengenai caranya untuk membuatku liar dalam berimajinasi . .
Lalu, semesta . . setelah kamu mencoba sentuh aku . . kamu hantam aku keras, dengan kedatangannya . . dan aku semakin jatuh . .
Lalu, semesta . .
setelah aku jatuh begini, aku kira kamu pergi . . ternyata kamu masih mengiringi jalanku ya ? melalui tangannya memegang tangan dan memeluk badanku ?
atau melalui jempolnya yang mengetik kalimat-kalimat silly kepadaku ?
ah semesta,
aku dulu menganggap kamu sesuatu yang bias . . sekarang aku tau, semesta itu wujudnya seperti apa . .
(:
Kamis, 20 Juni 2013
Minggu, 09 Juni 2013
For You ..
I’m sitting here in a place of peace and beauty,
But on my mind it’s only you.
Being held in your arms, the touch of your hands;
The feel of your kiss, there has never been a better feeling.
God, am I dreaming?
I wanna feel you, I wanna feel your arms around me,
I wanna feel you while our breath mingles, Oh I wanna feel you.
Am I just crazy? Is this all in my head?
I know I can seem a bit crazy sometimes, so..
Would you wanna feel me?
Feel my arms around you, feel the touch of my hand,
Feel me while my breath mingles with yours;
Would you wanna feel my heart race as we embrace,
See the excitement in my eyes when I see your face?
Am I dreaming?
I don’t know.
I do know, This is the peace and beauty I wanna feel,
Here in your arms.
Thank god
Kamis, 06 Juni 2013
Unspokeen words
Yang aku bilang : "yaudah, kamu tenangin diri dulu aja.. Aku juga mau nulis" disaat kamu sedang cranky dengan masalah dihidup kamu, atau sedang terdistraksi dengan berbagai hambatan yang mulai datang menghadang. Atau tanpa sebab yang jelas kamu misuh tanpa sebab.
Yang kamu tidak tau : Aku tidak pernah bisa istirahat hingga kamu tenang, hingga BBM aku seperti biasa, menelponku dengan suara yang kembali ceria. Aliran tulisanku tidak akan bisa mengalir dan aku lebih memilih untuk menekan refresh pada halaman twitterku dan baru tersenyum saat aku tau, tweet kamu tidak lagi cranky.
Yang aku bilang : "pfftt..." saat kamu bilang aku cantik, atau saat kamu mulai memuji semua yang aku lakukan, dan mulai mengagumi bentuk bibir yang aku sendiri tidak suka, mengagumi hasil karyaku yang menurutku berantakan atau berkali-kali kamu ungkapkan bahwa kamu sayang aku.
Yang kamu tidak tau : Aku tersenyum, aku terharu dan aku tertawa membaca setiap pujian kamu ke aku, entah gombal atau jujur. Aku tersenyum menatap layar blackberry saat kamu mulai berkata "i like to see you sleeping" atau saat kamu berkata bahwa mukaku seperti bayi.
Yang aku bilang : "Nggak tuh, ga tau.." Saat kamu mulai bertanya apakah aku kenal dengan orang-orang yang kamu sebutkan, atau bertanya apakah aku tau bahwa kamu sudah mempost beberapa post baru di Blog kamu, atau sesimpel kamu bertanya apakah kamu sudah tau tentang kondisi terhangat yang sedang kamu bicarakan di timeline twitter kamu.
Yang kamu tidak tau : Bahwa aku tau semuanya! ((: aku tau orang yang kamu sebutkan karena aku setiap hari membuka timeline kamu, atau sekedar mengecek facebook kamu apakah ada status baru atau tidak. Aku membuka blog kamu setiap aku membuka Mozilla di laptopku untuk melihat, apakah kamu meninggalkan jejak yang belum aku baca disana. Aku tau semua, selfry!
Yang aku bilang : "AAAAAAAAAAHHH MALUUUU WOY" saat kamu mulai mengganti DP BBM kamu dengan foto kita berdua, atau avatar twitter kamu juga dengan foto kita berdua. Atau saat kamu menulis sesuatu tentang aku, entah itu di blog, twitter, status bbm ataupun facebook.
Yang kamu tidak tau : Aku merecord hampir semua perlakuan manis kamu. Tersenyum dalam muka yang memerah melihat perlakuan yang dimataku spesial.Memfavoritkan hampir semua tweet kamu yang mengarah (ku harap) kepadaku.(untuk yang ini, aku rasa kamu tau.. Karena notifikasi untuk favorit tweet masuk kekamu kan?) tapi pasti kamu tidak tau, kalau aku sering sekali membukanya lagi dan membacanya. Aku rindu senyum baruku, senyum karena kamu.
Yang aku bilang : "Yaudah, kapan aja kesininya kan bisa.. Jangan ganggu kerjaan kamu" saat kita mulai menata ulang jadwal bertemu, terhalang 400 lebih kilometer membuat intensitas pertemuan kita memang harus terencana dengan baik. Dan adakalanya kamu harus mengerjakan sesuatu yang penting disaat aku ada waktu disela kegiatan koasku
Yang kamu tidak tau : aku menghembuskan nafas berat dan mencoba mengatur kembali nafasku disetiap reschedule. Aku berusaha mengerti kamu, tapi keadaanku tidak pernah setenang itu. Aku ingin kamu menyelesaikan semua yang harus kamu lakukan secepatnya. Tapi tidak mengganggu jadual bertemu kita. Aku disini, di Jakarta, berusaha untuk menambah lagi porsi pengertian dan menurunkan sedikit ego agar saat kita bertemu, kita bisa tertawa karena semua beban yang harus dilakukan, sudah terlaksana.
Yang aku bilang : "Bye! See you soon!" saat kamu pergi lagi dari aku, dan meninggalkan aku dikotaku dan kamu pulang kekotamu. Aku tertawa, ceria dan bahagia..
Yang kamu tidak tau : aku menangis didalam mobil. dan membuka kembali kalender dihandphone, dan mulai melakukan hal yang selalu aku lakukan setiap harinya. Menghitung hari, hingga kita bertemu kembali.

